10 Tanda Tempat Kerja Tidak Efektif


Anda memberi penugasan kepada seorang karyawan, namun yang bersangkutan merasa, Anda bukanlah orang yang berhak memerintah dia. Bos sering sekali mengundang dan mengumpulkan anak buah untuk meeting, tapi agenda pembicaraan tidak pernah jelas. Jika Anda merasa hal-hal seperti itu terjadi di perusahaan tempat Anda bekerja, waspadalah. Itu artinya, fungsi-fungsi di tempat kerja Anda tidak berjalan dengan baik.

Setidaknya ada 10 hal yang menandai suatu tempat kerja tidak berjalan dengan efektif.

1. Segala sesuatunya tidak bisa berjalan tanpa persetujuan bos. Berdayakan organisasi Anda dengan melakukan delegasi. Lakukan apa yang perlu dilakukan tanpa harus selalu menunggu “petunjuk” dari atasan.

2. “Memangnya kamu bosnya di sini?” Bisa jadi struktur organisasi sudah sangat jelas di atas kertas. Namun, kadang masih terjadi kebingungan mengenai siapa yang benar-benar berhak mengambil keputusan. Pastikan setiap orang mendapatkan manfaat dari kejelasan mengenai siapa saja yang bertanggung jawab dalam pengambilan keputusan.

3. Terlalu banyak meeting yang “nggak penting”. Jika tidak ada agenda yang benar-benar perlu dan mendesak untuk dibicarakan, sebaiknya tidak perlu meeting. Apalagi kalau hanya mengumpulkan karyawan untuk kemudian masing-masing sibuk dengan laptop atau HP mereka sendiri-sendiri. Pastikan bahwa meeting adalah brainstorming dan diskusi.

4. Tidak ada obrolan antarkaryawan kecuali lewat “instant messege”. Ada hal-hal tertentu yang membutuhkan pembicaraan langsung secara tatap muka. Lakukanlah pertemuan, tapi ingat aturan nomor tiga tadi.

5. Terlalu banyak hal yang dirahasiakan. Terbukalah!

6. Kebijakan IT terlalu ketat. Keamanan teknologi memang penting, tapi jangan sampai membatasi akses karyawan pada informasi yang berguna.

7. Memarahi karyawan di depan umum. Yang benar: penghargaanlah yang mesti diumumkan, “hukuman” sebaiknya hanya diketahui yang bersangkutan.

8. Bos suka membentak, teriak, kasar. Jangan beri tempat pada perilaku “bully” atau yang bersifat mengintimidasi.

9. Tiba-tiba setiap orang mengajukan akumulasi cuti yang tidak pernah diambil sepanjang tahun. Karyawan bukan mesin. Dorong mereka untuk mengambil cutinya setiap saat, untuk menikmati liburan. Jangan biarkan cuti mereka terkumpul di akhir tahun.

10. Yang penting selalu terlihat ada di kantor dan tampak sibuk. Jangan menilai karyawan semata dari segi “datang paling awal pulang paling akhir. Tapi, pastikan apa yang telah berhasil dilakukannya. Hargailah produktivitas, bukan jam kerja.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: